Pentingnya Sistem Supply Chain Management Bagi Bisnis Kamu

blog-02-2024-Pentingnya Sistem Supply Chain Management Bagi Bisnis Kamu
Dalam kehidupan bisnis yang semakin terdigitalisasi, sistem kasir atau Point of Sale (POS) menjadi tulang punggung operasional bagi banyak usaha, khususnya dalam industri ritel dan layanan. Meskipun dirancang untuk mempermudah transaksi dan manajemen bisnis, namun tidak dapat dipungkiri bahwa sejumlah permasalahan dapat timbul dalam penggunaan sistem kasir. Mari kita eksplorasi beberapa tantangan umum yang mungkin terjadi dan cara mengatasi mereka.

Pentingnya Supply Chain Management (SCM) dan Dampaknya terhadap Operasional Bisnis

1. Tentang Manajemen Rantai Pasokan (SCM) dan Sistem SCM:
– SCM melibatkan koordinasi semua langkah, mulai dari pembelian bahan mentah hingga pengiriman produk, dan sistem SCM adalah serangkaian perangkat lunak terintegrasi untuk mengelola seluruh proses rantai pasokan.
– Teknologi modern memungkinkan perusahaan untuk memantau, menganalisis, dan mengoptimalkan proses rantai pasokan mereka secara real-time, memungkinkan mereka menjadi lebih responsif terhadap permintaan pasar dan membuat keputusan yang lebih akurat.

2. Apa Sebenarnya Manfaat Utama Sistem SCM untuk Bisnis Anda?:
– SCM membantu meningkatkan akurasi pengiriman, manajemen inventaris yang lebih baik, dan penghematan biaya operasional melalui rantai pasokan dan manajemen inventaris yang dioptimalkan.
– Ini juga memainkan peran penting dalam memperlancar proses operasional perusahaan dan menghindari biaya-biaya yang tidak perlu.

3. Bagaimana Proses dan Cara Sistem SCM Dapat Membantu Bisnis?:
– Keberhasilan Amazon melalui SCM yang efektif menunjukkan dampak signifikan dari rantai pasokan yang dikelola dengan baik terhadap kesuksesan bisnis.
– Proses SCM mencakup perencanaan, pembelian, manufaktur, dan memastikan logistik yang lancar serta pengambilan keputusan yang efisien melalui pemantauan pembelian secara real-time.

4. Produksi:
– Manajemen rantai pasokan (SCM) sangat penting bagi perusahaan untuk mengawasi proses produksi secara komprehensif dan terjadwal. Ini melibatkan perencanaan proses produksi, kebutuhan distribusi dan pengiriman, pengendalian kualitas, dan penyesuaian jadwal dan volume produksi.
– SCM membantu mengidentifikasi dan mengendalikan pemborosan atau faktor lain yang dapat dikontrol secara efisien selama proses produksi.

5. Manajemen Pergudangan & Inventaris:
– Manajemen gudang yang efisien di SCM sangat penting untuk mengendalikan dan menyimpan barang dalam rantai pasokan. Ini melibatkan pelacakan inventaris, pengambilan pesanan, dan pengurangan biaya.
– Fitur manajemen gudang SCM membantu memantau aktivitas di gudang secara efektif dengan memeriksa semua barang masuk secara otomatis menggunakan barcode/RFID.

6. Industri yang Mendapatkan Manfaat dari SCM:
– Hampir setiap industri mendapat manfaat dari operasi SCM termasuk ritel, manufaktur, F&B, dan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) karena membantu dalam memperkirakan dan memenuhi permintaan pelanggan.
– Di bidang manufaktur, SCM mengintegrasikan rantai pasokan dari pemasok hingga konsumen akhir, sementara di bidang F&B, SCM memastikan pengiriman bahan baku berkualitas tepat waktu dan koordinasi dalam pemrosesan dan distribusi.

7. Langkah Pra-implementasi Sistem SCM:
– Sebelum menerapkan sistem SCM, penting untuk menganalisis dan meningkatkan kinerja di setiap tahap rantai pasokan berdasarkan data yang dikumpulkan.
– Memilih pemasok yang tepat dan mengelola inventaris secara efektif merupakan langkah penting dalam meningkatkan kinerja rantai pasokan.

8. Mengidentifikasi dan Meningkatkan Proses Rantai Pasokan:
– Penting untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan data pada semua tahapan proses rantai pasokan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja.
– Mengembangkan strategi untuk mengatasi potensi masalah, meningkatkan proses produksi, dan meningkatkan manajemen inventaris adalah langkah-langkah kunci untuk menghilangkan kekhawatiran rantai pasokan.

9. Memilih Pemasok yang Tepat:
– Kriteria untuk memilih pemasok berdasarkan standar produk, harga, dan kapasitas harus ditentukan sebelum mencari pemasok potensial.
– Melakukan pertemuan dan wawancara dengan calon pemasok penting untuk menilai kesesuaiannya berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

11. Tantangan Manajemen Inventaris:
– Manajemen inventaris yang efektif melibatkan penghitungan dan pelacakan semua barang yang dimiliki, memahami pola permintaan pelanggan, dan menjaga persediaan persediaan yang memadai.
– Peramalan berdasarkan analisis penjualan historis dan mengatasi tantangan inventaris sangat penting untuk manajemen inventaris yang efisien di SCM.

Secara keseluruhan, pentingnya sistem SCM bagi bisnis kamu tidak dapat dipungkiri. Dengan menjadi tulang punggung operasional yang kokoh, sistem SCM membantu untuk mengelola rantai pasokan kamu dengan lebih efisien, meningkatkan kinerja operasional, memperkuat hubungan dengan mitra bisnis, menghadapi tantangan pasar, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Sebagai pemilik bisnis, kita harus menyadari bahwa investasi dalam sistem SCM adalah langkah yang penting untuk memastikan kesuksesan dan keberlanjutan bisnis ke depannya. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

By | 2024-03-18T10:12:03+07:00 March 18th, 2024|business, ERP, News, POS|